Foto: Dok. Media Istiqlal

PKUMI Selenggarakan Seminar Akuntansi Pesantren, Bahas Akuntabilitas Keuangan Guna Menyongsong Indonesia Emas 2045

Admin 26 Oct 2023 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Sebagai rangkaian kegiatan Istiqlal Santri Fest 2023, Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKU-MI) menyelenggarakan Seminar Akuntansi Pesantren dengan tema “Akuntabilitas Keuangan Pesantren dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045”, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (24/10).

Kegiatan yang dibuka oleh Direktur PKUMI Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A, turut menghadiri para tokoh sebagai pemateri di antaranya Kepala Subdirektorat Pendidikan Diniyah dan Mahad Aly Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Dr. Mahrus, M.Ag dan Auditor Utama Keuangan Negara IV Badan Pengawas Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Syamsudin, S.E, M.Si.

Diketahui, seminar ini bertujuan untuk menciptakan dan mengembangkan digitalisasi dalam bidang keuangan pesantren di era globalisasi yang sarat dengan persaingan super ketat, agar tidak menjadi momok yang megkhawatirkan dalam transparansi keuangan, dan dapat menjadi sumber inspirasi bagi pembangunan bangsa dan negara.

"Pondok Pesantren di masa yang akan datang harus menjadi pelopor akuntabilitas. Pesantren tidak hanya melahirkan pemimpin sebagai leader akan tetapi harus juga menjadi manager," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam sambutannya.

KH Nasaruddin Umar juga mengungkapkan, sejarah mencatat peranan santri dan pesantren yang sangat luar biasa. "Siapapun yang ingin langgeng dalam memimpin negeri ini, jangan jauh-jauh dari 'Pesantren'," tuturnya.

Adapun mengenai bahasan akuntabilitas anggaran pesantren, Syamsuddin mengatakan, perlunya para pihak pesantren untuk terus tertib mengelola anggaran. "Semakin tertib suatu pengelolaan, maka semakin mudah BPK mengaudit anggaran Pesantren" ungkapnya.

Adapun mengenai ulasan "Peran Pesantren dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045", Mahrus mendukung peran pesantren untuk menjadi mata rantai dalam bidang keilmuan dan pemberdayaan masyarakat, dan dengan begitu dirinya juga yakin bahwa pesantren bisa menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Pesantren adalah garda terdepan yang akan mengajarkan Islam yang Rahmatan lil Alamin. Pesantren semestinya menjadi mata rantai dalam bidang keilmuan dan pemberdayaan masyarakat dalam proses yang panjang dan diakui secara global," terangnya.

"Saya sangat yakin kita sebagai Santri dan Pesantren akan menyongsong Indonesia Emas 2045," tutup Mahrus.

Kegiatan yang dilakukan secara hybrid, turut diikuti oleh sekitar 250 orang secara langsung di Ruang PKUMI Masjid Istiqlal dan disaksikan secara daring oleh para Pimpinan dan Bendahara Pesantren se-DKI Jakarta, serta diikuti oleh Pesantren se-Indonesia melalui YouTube Channel PKUMI ataupun Zoom. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.