Jakarta, www.istiqlal.or.id - Sejak digagasnya Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) sejak 2021 oleh Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar, sejumlah 38 mahasiswa telah selesai yudisium dan melangsungkan wisuda dan pengukuhan untuk angkatan pertama, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (12/12/2024).
Para wisudawan PKU-MI ini turut dikukuhkan langsung oleh Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Nasaruddin Umar, dan disaksikan oleh Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (Plt.), Andin Hadiyanto, Direktur PKUMI KH. Ahmad Thib Raya, Direktur pelatihan fatwa di Darul Ifta Kairo Mesir Syekh Amru Wardhani, serta para jajaran civitas akademika PKU-MI lainnya.
"Selamat mengemban ilmu yang Anda miliki, gelar yang panjang dengan segala konsekuensinya," ungkap KH Nasaruddin kepada para wisudawan, dalam sambutan saat membuka pengukuhan.
"Kalian adalah sarjana pertama yang dicetak oleh Indonesia, jangan mengecewakan Indonesia," tambah KH Nasaruddin. Menag juga berpesan agar para wisudawan PKUMI dapat berkontribusi dalam perkembangan dunia intelektual muslim di Indonesia, dan membantu masyarakat untuk mendapat pencerahan keagamaan dari ulama yang berilmu.
"Pendidikan kader ulama akan dijadikan sebagai standar bagi para ulama dan mubaligh. Sehingga apa yang hari ini lahir di Istiqlal bisa menjadi contoh bagi masyarakat bahwa PKUMI bisa menjadi jawaban dari segala persoalan di kehidupan hari-hari," terang KH Nasaruddin.
"Memang belum sempurna dan banyak evaluasi, namun insyaAllah ke depan satu demi satu tantangan akan diselesaikan, dan angkatan berikutnya semoga tetap terjaga kualitasnya dan tidak ada penurunan mutu," tegas KH Nasaruddin Umar.
"Doa dan harapan kami semoga kalian bisa mewakili kita semua. Semoga Allah berkahi kita semuanya," tutup Menag Nasaruddin.
Terdapat wisudawan laki-laki dan perempuan yang dikukuhkan sebagai ulama, Direktur PKUMI KH. Ahmad Thib Raya, melaporkan bahwasannya sekitar 90 persen dari lulusan PKU-MI angkatan pertama mendapat predikat cumlaude.
"Kami berharap di sinilah (PKU-MI) tempat dibinanya para kader ulama yang menguasai kitab-kitab, menguasai pemikiran ulama terdahulu, berwawasan moderat di tengah-tengah kehidupan saat ini," Jalas KH Thib.
KH. Thib juga menyampaikan terima kasih kepada para instansi yang telah membantu proses lahirnya PKU-MI, di antaranya Kementerian Agama RI, Kementerian Keuangan RI, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Kementerian PPPA RI, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Universitas PTIQ Jakarta
Laporan khusus mengenai wisudawan PKU-MI, KH. Thib menyampaikan bahwasannya para lulusan PKU-MI akan disematkan gelar tambahan berupa KUMI, yang berarti Kader Ulama Masjid Istiqlal.
"Lulusan dari PKUMI dan PTIQ ada ciri khususnya, yaitu di papan namanya ada gelar KUMI (Kader Ulama Masjid Istiqlal), kalau bapak ibu melihat mereka di manapun maka itu merupakan lulusan PKU-MI," terangnya.
Seputar Lembaga Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal
Untuk diketahui, lembaga PKUMI bertujuan untuk menciptakan role model ulama Indonesia dan dunia. Lembaga ini menjadikan mahasiswa memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan dalam bidang agama Islam.
Terdapat tiga program yang ditawarkan dalam beasiswa ini, yaitu: Magister pendidikan kader ulama (S2 PKU), Magister Pendidikan Kader Ulama Perempuan (S2 PKUP) dan Doktor Pendidikan Kader Ulama (S3 PKU). Pendidikan formal (Magister dan Doktor Ilmu Al Quran dan Tafsir) ditempuh di Universitas PTIQ dan pendidikan keulamaan didapatkan di PKUMI.
Melalui lembaga ini, mahasiswa wajib mengikuti program penguatan kapasitas menjadi ulama bertaraf internasional. Program ini menjadi bagian dari kurikulum atau kegiatan akademik.
Program diselenggarakan dalam bentuk pelatihan pendek dengan durasi: 3 (tiga) bulan bagi peserta program Magister dan 6 (enam) bulan bagi peserta program Doktor.
Sampai saat ini, PKUMI telah menjalin kerjasama dengan berbagi Perguruan Tinggi di dunia, baik barat maupun timur tengah. Diantaranya adalah University of California, Riverside di Amerika Serikat dan Universitas Al-Azhar, Cairo di Mesir.
Profil lulusan PKUMI diharapkan mampu mencetak kader-kader ulama yang menguasai keilmuan Islam klasik dan kontemporer sehingga dapat menjadi rujukan dalam aspek perilaku dan keilmuan ke-Islam-an bagi masyarakat baik lokal maupun internasional.
Program PKUMI ini sepenuhnya dibiayai oleh LPDP dan kami sudah menerima enam angkatan. Jumlah mahasiswa PKUMI sampai saat ini telah mencapai 500 mahasiswa yang terdiri dari Magister dan Doktor. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.