Jakarta, www.istiqlal.or.id - Memperingati malam diturunkannya Al-Qur'an, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menyelenggarakan perayaan Nuzulul Qur'an dengan Haflah Al-Qur'an dan pembagian 500 mushaf Al-Qur'an kepada jamaah, Sabtu (8/4/2023) atau bertepatan dengan 18 Ramadhan 1444 Hijriah.
Haflah Nuzulul Qur'an tahun ini di Istiqlal diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh qori legendaris juara nasional dan internasional seperti KH. Muammar ZA, MA yang membacakan Al-Qur'an surat Al Baqarah ayat 185 s.d. 186, Al Furqon ayat 1 s.d. 2, Al-Hasr ayat 21, dan Al Qadr ayat 1 s.d. 5.

Selain KH Muammar, indahnya ayat suci Al-Qur'an juga dilantunkan oleh Qori Qadarasmadi Rasyid, S. Hum yang membaca Al-Qur'an surat Al-Isra' ayat 78 s.d. 82, Qoriah Hj. Mastia Lestaluhu, S.Sy., CPSM., CHC., MA. yang membaca Al-Qur'an surat Al-Hasyr ayat 18 s.d. 24, dan Qori Ilham Mahmuddin, S. Pd dengan bacaan maqra Al-Qur'an surat Toha ayat 111 s.d. 115.
.jpeg)

"Islam itu pantas kuat, kekuatan Islam terletak pada kitab sucinya, Al-Qur'an ini dahsyat. Hal menarik dari Al-Qur'an ialah kitab suci ini mampu memberikan pelayanan informasi yang sangat cerdas terhadap masyarakat primitif tempat turunnya Al-Qur'an dan juga mampu berkomunikasi dengan masyarakat canggih seperti kita saat ini. Tidak ada ayat suci yang mampu berkomunikasi dengan ragam lapisan pemeluknya, selain Al-Qur'an," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam sambutannya pada kegiatan Nuzulul Qur'an di Lantai Utama Masjid Istiqlal.
Berlimpah berkah dan kebermanfaatan, BPMI didukung oleh PT Sinarmas juga turut membagikan 1000 eksemplar mushaf Al-Qur'an kepada para jamaah yang hadir. "Al-Qur'an adalah kitab suci yang paling hebat, malam ini kita juga akan bagikan Al-Qur'an yang disediakan di setiap pintu Istiqlal," ungkap KH Nasaruddin Umar.

.jpeg)
.jpeg)


.jpeg)

Penyaluran mushaf Al-Qur'an kepada jamaah ini diresmikan dengan pemberian secara simbolis dari Ketua Umum Yayasan Muslim Sinarmas Saleh Husin kepada BPMI yang diwakili oleh KH Nasaruddin Umar dan selanjutnya secara simbolis Imam Besar Masjid Istiqlal menyerahkan Al-Qur'an kepada jamaah yang hadir.
Dalam pemberian simbolis mushaf Al-Qur'an ini, turut mendampingi juga Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Arif Satria.
Imbauan Itikaf di Masjid Istiqlal
Selain sambutan mengenai kegiatan Nuzulul Qur'an, KH Nasaruddin Umar juga mengimbau masyarakat terkait pelaksanaan itikaf di Masjid Istiqlal, bahwasanya itikaf di Istiqlal diselenggarakan secara terpadu dan umum.
"Pelaksanaan itikaf terpadu disediakan oleh Istiqlal kepada 400 peserta jamaah yang nantinya akan dilayani dengan ragam kegiatan itikaf full selama 10 hari terakhir Ramadhan di Istiqlal dan alhamdulillah sudah full pendaftarannya," terang KH Nasaruddin Umar.

.jpeg)
Adapun bagi jamaah yang ingin mengikuti itikaf pada hari-hari tertentu dan tidak 10 hari menginap di Istiqlal, jamaah dipersilakan langsung hadir tanpa perlu mendaftarkan diri sebagai peserta itikaf terpadu Masjid Istiqlal.
Mengenai santap sahur, KH Nasaruddin Umar menyebut Masjid Istiqlal menyediakan sebanyak 1500 porsi box nasi santap sahur. Sehingga daripada itu, untuk menjaga ketenangan dalam santap sahur, Imam Besar Masjid Istiqlal mempersilakan jamaah untuk juga membawa perbekalan sahur secara pribadi. "Supaya nanti tidak terganggu sahurnya, siapa tahu kehabisan persiapan di Istiqlal, saya mengimbau supaya untuk membawa juga perbekalan sahur sendiri karena dikhawatirkan, di samping kita insyaAllah mempersiapkan fasilitas yang terbaik."
"Istiqlal merupakan masjid kita bersama, mari kita mempelihara kebersihan, ketenangan, keteraturan, kedamaian dan terutama adalah keteraturan," pungkas KH Nasaruddin Umar (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.