Foto: Dok. Media Istiqlal

Mimbar Ramadhan Masjid Istiqlal: Urgensi Qiyamullail

Admin 25 Apr 2022 Warta Istiqlal

Oleh: Prof. Dr. Hj. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.Si

 

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Qiyamullail berasal dari dua kata, di antaranya qiyam yang berarti berdiri atau dengan pengertian lain adalah menegakkan, sedangkan lail bermakna malam. Malam yang dimaksud adalah setelah shalat isya hingga terbit fajar. Secara umum kita sering memahami qiyamullail adalah shalat tahajjud, namun sebenarnya qiyamullail meliputi segala amalan-amalan sunnah yang dikerjakan pada malam hari, seperti shalat sunnah, zikir, tasbih, membaca ayat suci Al-Qur'an dan sebagainya.

Qiyamullail begitu istimewa, sehingga Rasulullah SAW dalam sebuah hadist menempatkan qiyamullail atau shalat malam menjadi shalat yang lebih utama setelah shalat fardu.

Urgensi Qiyamullail dalam Perspektif Psikologi

Sependek pengetahuan saya, setidaknya dalam perspektif psikologi, terdapat setidaknya lima urgensi qiyamullail yang bisa kita petik sehingga kita dapat melihat bahwasanya qiyamullail adalah suatu hal yang penting, urgensi untuk kita lakukan, kerjakan dan amalkan.

1. Qiyamullail dapat Menimbulkan Ketenangan Jiwa

Pada poin pertama, qiyamullail dapat menimbulkan ketenangan dan ketentraman jiwa. Seperti kita tahu bersama, dalam qiyamullail ada dimensi dzikrullahu, dimensi kita untuk mengingat Allah SWT.

Dalam salah satu surat di Al-Qur'an, Allah SWT berfirman pada Al-Qur'an surat Ar-Rad ayat 28,

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd [13]: 28)

Ketika Allah SWT menjelaskan tentang orang-orang yang mendapat petunjuk, yaitu mereka yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.

Ayat di atas menjelaskan bahwa pentingnya mengingat Allah SWT, dan hal tersebut menjadi salah satu cara atau jalan dari Allah SWT bagi kita agar bisa memperoleh ketenangan melalui qiyamullail. Sehingga salah satu manfaat qiyamullail adalah kita bisa mencapai ketenangan dan ketentraman jiwa.

Qiyamullail dapat menciptakan ketenangan karena dilaksanakan pada malam yang sunyi. Saat semua aktivitas manusia terhenti, bahkan mungkin sebagian dari kita tertidur lelap, suasana yang sunyi sangat mendukung kita untuk memperoleh ketenangan.

Selain itu, pada saat kita melaksanakan qiyamullail, pada saat itu kita juga memiliki kesempatan untuk menyampaikan segala keluh kesah kita, mengadukan segala permasalahan, atau curhat kepada Allah SWT. Kita ketahui bahwasannya kehidupan kita tidak terlepas dari berbagai persoalan, permasalahan, oleh karenanya kita butuh tempat curhat. Namun ketika kita curhat kepada sesama manusia, dikhawatirkan bukan adanya solusi, melainkan persoalan yang semakin bertambah. Namun ketika kita curhat kepada Allah SWT melalui qiyamullail, insyaAllah kita akan mendapatkan solusi atau setidaknya beban kita semakin berkurang dan jiwa kita menjadi tenang dan tenteram.

Hal di atas juga didukung oleh berbagai penelitian yang saya baca. Satu penelitian mengatakan bahwasanya shalat tahajjud yang dilakukan secara rutin dan khusyuk akan dapat meningkatkan jiwa raga dan pikiran.

Penelitian lain menunjukkan dari hasil wawancara dengan beberapa santri dalam sebuah pondok pesantren yang mereka terbiasa melaksanakan shalat tahajjud, mereka merasakan ketenangan jiwa, merasa lebih dekat dengan Allah SWT, merasakan keagungan illahi, keindahan dan merasa telah mencapai cinta illahi.

2. Meningkatkan Kesehatan

Manfaat psikologis qiyamullail kedua adalah meningkatkan kesehatan. Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa qiyamullail dengan dimensi dzikrullahu bisa menimbulkan ketenangan jiwa kita. Dari ketenangan tersebut maka akan juga menghasilkan kesehatan, baik itu kesehatan mental maupun fisik.

Qiyamullail menimbulkan ketenangan, dan ketenangan merupakan sumber kebahagiaan. Kita semua tentu mendambakan kebahagiaan, tetapi kalau jiwa kita tidak pernah merasakan tenang maka tidak mungkin kita akan bahagia. Sehingga sumber kebahagiaan itu adalah ketenangan. Nah dengan qiyamullail kita akan merasa lebih bahagia. Dengan bahagia maka kesehatan mental kita akan menjadi lebih baik.

Ada salah satu penelitian dari sebuah pesantren yang membuktikan bahwa terapi shalat tahajjud dapat meningkatkan kesehatan mental santri yang ditandai dengan kemampuan santri dalam mengoptimalkan potensinya, memiliki rasa percaya diri dan memiliki jiwa yang tenang.

Selain kesehatan mental, qiyamullail juga bermanfaat bagi kesehatan fisik. Ketenangan yang diperoleh dari qiyamullail mempengaruhi fungsi organ tubuh kita, baik itu jantung, tekanan darah, hati, dan yang lainnya. Dengan berfungsinya organ-organ tubuh yang baik maka itu dapat meningkatkan kesehatan fisik.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa ketenangan yang diperoleh dari qiyamullail dapat meningkatkan imunitas tubuh, mengurangi resiko penyakit jantung, dan meningkatkan usia harapan hidup.

Bahkan penelitian disertasi doktor di Universitas Airlangga membuktikan bahwa shalat tahajjud dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Karena itu mungkin saat ini kita tidak heran banyak sekali pusat terapis yang menggunakan shalat tahajjud sebagai bagian dari bentuk terapi untuk penyakit mental maupun fisik.

3. Dapat Meningkatkan Religiusitas

Selanjutnya manfaat shalat tahajjud yang ketiga adalah dapat meningkatkan religiusitas, atau dalam bahasa yang biasa kita kenal adalah keberagamaan. Secara teoritis, keberagamaan dapat dilihat dari lima dimensi. Yaitu keimanan, peribadatan, penghayatan, pengetahuan dan pengamalan.

Salah satu dimensi yang penting dan berkaitan dengan qiyamullail ini adalah dimensi penghayatan. Kenapa? Karena qiyamullail dilakukan di malam hari saat manusia kebanyakan tertidur dalam lelap. Sehingga suasana menjadi hening dan sunyi. Pada saat itulah hamba-hamba Allah SWT yang melaksanakan qiyamullail merasa dekat dengan Sang Khalik.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

"Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelum kamu. Mendekatkan diri kepada Allah SWT menghapus dosa, menolak penyakit, dan mencegah dari dosa." (HR. Ahmad)

Dengan merasa dekat diri kita kepada Allah SWT karena qiyamullail maka penghayatan kita terhadap ajaran-ajaran agama yang selama ini sudah dipahami itu akan semakin meningkat, dan dengan sendirinya religiusitas atau keberagamaan kita akan meningkat.

4. Menurunkan Tingkat Kecemasan

Manfaat qiyamullail yang keempat adalah menurunkan tingkat kecemasan dan stres. Kita ketahui bersama bahwasanya stres yang berkepanjangan akan menimbulkan penyakit fisik ataupun psikologis.  Misalnya sakit kepala atau bisa mengalami gangguan kecemasan bahkan sampai ke tingkat depresi.

Dalam bidang psikologi, cara meredakan stres ialah dengan terapi yang biasa disebut dengan relaksasi.

Subhanallahu, pada qiyamullail kita menemukan teknik relaksasi. Di mana saat kita melakukan qiyamullail seluruh organ tubuh kita mengalami relaksasi. Apalagi ketika qiyamullail kita lakukan pada sepertiga malam terakhir.

Banyak penelitian yang menunjukan bahwa ada korelasi negatif yang signifikan antara keteraturan menjalankan shalat tahajjud dengan tingkat kecemasan. Artinya orang yang teratur shalat tahajjud insyaAllah tidak stres maupun cemas.

Penelitian lain dalam bentuk eksperimen juga membuktikan bahwa orang yang melaksanakan shalat tahajjud memiliki tingkat stres yang lebih rendah dibanding orang yang tidak melaksanakannya. Shalat tahajjud terbukti sangat efektif untuk mengurangi tingkat stres.

5. Meningkatkan Kecerdasan

Manfaat psikologi yang terakhir dari qiyamullail adalah meningkatkan kecerdasan emosional yang berkaitan dengan kemampuan mengelola emosi diri dan memahami emosi orang lain.

Hasil penelitian dari Daniel Goleman menjelaskan bahwa kesuksesan hidup seseorang itu 80 persen ditentukan oleh kecerdasan emosionalnya. Sementara kecerdasan intelektual (IQ) itu hanya 20 persen. Sehingga kecerdasan emosional menjadi hal yang penting bagi kita untuk menjalani kehidupan, bersosialisasi, berhubungan, berinteraksi dengan sesama kita.

Diketahui bahwasanya kecerdasan emosi tidak kita bawa sejak lahir. Sehingga perlu senantiasa dilatih dan dikembangkan secara terus-menerus. Oleh karenanya kita bahagia sebagai orang Islam, karena qiyamullail merupakan salah satu cara kita untuk menempa atau meningkatkan kecerdasan emosional kita.

Orang yang rutin mengerjakan qiyamullail akan mendapatkan ketenangan, dan ketenangan tersebut akan dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengelola emosinya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat tahajjud yang dilakukan dengan disiplin dapat meningkatkan kecerdasan emosional.

Dari banyaknya manfaat qiyamullail dari segi psikologi, kita jadi tahu di sinilah bentuk urgensi qiyamullail. Semoga dengan ulasan singkat ini kita bisa lebih memahami bagaimana urgensi qiyamullail dari perspektif psikologi. Dengan mengetahui hal tersebut juga, kita dapat senantiasa berupaya meningkatkan amal ibadah kita, khususnya pada Ramadhan. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Saksikan selengkapnya di sini. 
 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.