Foto: Dok. Media Istiqlal

Masjid Istiqlal Terima Kunjungan Pesantren Birrul Waalidain Bogor dan SMP Internasional Dea Malela NTB

Admin 27 Jan 2022 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Masjid Istiqlal menerima kunjungan dari dua instansi pendidikan di antaranya Pondok Pesantren Birrul Waalidain, Semplak, Bogor, Jawa Barat, dan SMP Internasional Dea Malela, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan ini disambut baik oleh Humas dan Protokol Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Seorang siswa SMP Internasional Dea Malela Cahya Ananda Putri menuturkan kekagumannya pada masjid negara yang luas bangunannya 3,5 hektare. "Kesan pertama saya hadir di Masjid Istiqlal ini itu subhanallahu luar biasa," ujarnya di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (25/1/2022).

Protokoler Badan Pengelola Masjid Istiqlal Didi Hadian sedang menerangkan makna yang terkandung dari bangunan Lantai Utama Masjid Istiqlal kepada para santri Pesantren Birrul Walidain Bogor, Jakarta, (25/1/2022).

 

Cahya juga terkesima pada simbol bangunan Masjid Istiqlal yang memiliki kaitan erat dengan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. "Sebagai masjid negara, masyarakat Indonesia begitu bangga dengan adanya masjid nasional, dan tentunya itu menjadi hal yang luar biasa bagi saya karena tentunya banyak sekali pengalaman dan belum tentu bisa saya dapatkan di tempat lain."

Untuk diketahui, Dibangunnya Masjid Istiqlal merupakan wujud syukur bangsa Indonesia atas kemerdekaan tanah air. Diresmikan pertama kali pada tahun 1978, Masjid Istiqlal dibangun selama 17 tahun dan sempat terkendala akibat peristiwa G30S.

Para siswa siswi SMP  SMP Internasional Dea Malela sedang berada di lorong menuju Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, (25/1/2022).

 

Selain terkandung unsur kenegaraan, bangunan Masjid Istiqlal juga terdapat nilai-nilai yang islami, di antaranya jumlah tiang yang terdapat di Lantai Utama Masjid Istiqlal, berjumlah 12 sebagai tanda hari lahir Nabi Muhammad SAW.  Hal tersebut kemudian menjadi hal yang menarik bagi Cahya.  "Di sana (Lantai Utama Masjid Istiqlal) terdapat simbol nasionalis, namun juga memiliki unsur relief yang memuat kaidah Islam." tuturnya.

Di samping itu, siswa lainnya yang berkunjung, Nur Rila Ammalia, juga membagikan pengalamannya setelah dipandu berkeliling Masjid Istiqlal, "Saya pertama kali kesini, selama ini hanya melihat dari tv, dan ternyata setiap bangunan memiliki filosofi. Kita tertarik untuk kesini, menambah wawasan juga," ungkapnya dengan penuh antusias.

Protokoler Badan Pengelola Masjid Istiqlal Atep Rahmat, sedang menerangkan makna yang terkandung dari bedug yang berada di Masjid Istiqlal, Jakarta, (25/1/2022).

 

Dia kembali bercerita tentang hal paling menarik di Masjid Istiqlal, yaitu saat melihat bedug yang ternyata dilatarbelakangi fakta menakjubkan. Di antaranya menggunakan Kayu Meranti Merah dari Kalimantan dan sudah berusia kurang lebih 300 tahun sebelum akhirnya dipahat secara manual.

"Tempat yang paling menarik menurut saya adalah bedug, karena pada bedug Istiqlal terdapat ukiran-ukiran yang wah banget karena terlihat sulit untuk mengukir itu, dan diibuatnya secara langsung (handmade)," papar Rila. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.