Jakarta, www.istiqlal.or.id - 1 Syawal 1443 Hijriah, Masjid Istiqlal menyelenggerakan shalat Idulfitri tingkat kenegaraan. Pelaksanaan shalat tahun ini merupakan yang perdana pasca pandemi Covid-19.
"Di bawah pimpinan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), pihak Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) sudah melakukan koordinasi tentang perayaan hari raya Idulfitri 1443 Hijriah di Masjid Istiqlal," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dalam konferensi pers, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (29/4).
Adapun terkait menjaga kesehatan para jamaah, KH Nasaruddin Umar mengimbau bahwasanya Masjid Istiqlal tetap melaksanakan perayaan Idulfitri tingkat kenegaraan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.
"Protokol kesehatan yang berlaku standar Masjid Istiqlal. Semua jamaah diimbau memakai masker, melakukan pemeriksaaan suhu, kami juga memperhatikan persiapan lain yaitu mengantisipasi jumlah pengunjung yang datang karena sudah sangat merindukan masjid kebanggaannya," tambah KH Nasaruddin Umar.
Perayaan Idulfitri 1443 Hijriah akan dilangsungkan mulai dari malam hari dengan diselenggarakannya kegiatan Gema Malam Takbir Nasional. "Malamnya akan diselenggarakan takbir nasional yang mengundang pimpinan negara lain yang terhubung melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)," papar Imam Besar Masjid Istiqlal.
.jpg)
Adapun terkait pengamanan pada kegiatan shalat Idulfitri 1443 Hijriah tingkat kenegaraan, KH Nasaruddin juga menjabarkan bahwasanya pihak BPMI sudah mulai berkoordinasi dengan Kemenag dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg). "Rapat dan survey sudah dilakukan dari pihak Kemsetneg, dan Ahad nanti ada rapat koordinasi antara Kemenag dan Masjid Istiqlal," terang Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan KH Bukhori Sail Attahiri, Lc, MA. (FAJR/Humas dan Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.