Foto: Dok. Media Istiqlal

Kunjungan Imam Besar Masjid Istiqlal dan Shalat Jumat di Zaytuna College

Admin 22 May 2022 Warta Istiqlal

San Fransisco, www.istiqlal.or.id - Rombongan Alumni International Visitor Ledership Program (IVLP) yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, melaksanakan silaturrahmi dan sekaligus shalat jumat di Zaytuna College, San Fransisco. (20/5)

Kedatangan Alumni IVLP disambut hangat oleg Syeikh Dr. Yusuf Hamza,. Para delegasi diajak berkeliling ke sekitar kampus Zaytuna.

Menurut Syeikh Yusuf, kampus Zaytuna merupakan kampus yang dilahirkan atas dasar keinginan untuk memperkenalkan Islam Moderat di Amerika yang mana penduduk amerika sendiri sudah bnyak meninggalkan agama mereka.

Bahkan kampus ini berdiri di atas bekas gereja umat kristen Evangelis yang sdah ditinggalkan oleh jemaatnya, tambah Syeikh Yusuf.

Imam besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menyampaikan rasa terima kasih yang besar kepada pihak Zaytuna yang menerima kedatangan delegasi dengan hangat.

"Kelemahan kita di indonesia salah satunya adalah minimnya literasi-literasi moderasi beragama. Namun di Istiqlal, kami mencoba untuk melahirkan calon-calon ulama, baik laki-laki maupun perempuan dengan mendirikan Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal setara S2 dan S3", tambah Imam Besar MI.

Selepas berdialog tentang pentingnya kesatuan ummat berbasis pendidikan dan masjid, para delegasi diajak melaksanakan shalat jumat di Zaytuna College.

Shalat Jumat di San Fransisco

Banyak hal menarik yang di dapatkan ketika delegasi IVLP mengikuti Shalat Jumat di Zaytuna College. Ketika rombongan tiba di masjid yang digunakan shalat, rombongan disambut oleh umat islam di sana.

Khutbah shalat jumat disampaikan oleh seorang ustadz dari kampus Zaytuna. Dalam khutbahnya, ustadz tersebut membahas tema tentang kriteria Insan Kamil. Dia mengatakan bahwa seorang insan kamil adalah orang yang mempu menghargai orang lain bahkan dia mampu menjaga lidah dan perkataannya untuk tidak menyakiti orang lain yang bukan hanya sesama muslim tapi juga sesama manusia.

Selepas solat jumat, Imam Besar MI dipersilahkan untuk memberikan sambutan dan memperkenalkan diri kepada jamaah di masjid itu. Beliau sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada umat islam amerika yang telah menjaga nama baik islam dengan berprilaku moderat walaupun dalam kondisi Islamphobia.

Harapan beliau, semoga Islam di Amerika terus berkembang dan umat islam di seluruh dunia mampu mencontoh umat islam di amerika yang moderat. (TaufiqOrock/PPIPIM)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.