Foto: Dok. Media Istiqlal

KH Nasaruddin Umar Sampaikan Pentingnya Teknologi dalam Perkembangan Peradaban Islam

Admin 14 Dec 2023 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menjadi salah satu pemateri pada kegiatan Muktamar Da’i Internasional, yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ), di Hotel Harris Jakarta Utara, Selasa (12/12/2023).

Mengusung tema "Peran Dakwah Islam dalam Menciptakan Perdamaian dan Mengembangkan Peradaban", KH Nasaruddin Umar memaparkan pentingnya teknologi sebagai sarana bantuan untuk membuktikan keilmiahan Islam, sehingga dapat mendukung perkembangan peradaban.

"Kita bersyukur sebagai umat Islam dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI), AI saat ini perlu menjadi media dakwah karena sangat penting," ujar KH Nasaruddin Umar, MA, di hadapan para hadirin.

Diketahui, selain yang dipaparkan KH Nasaruddin Umar mengenai pentingnya teknologi dalam mendukung peradaban Islam, Ketua Pengarah sekaligus ketua panitia, Ir. H. Herlan Intanpura juga menjabarkan lima poin rekomendasi muktamar dari para ulama dan dai yang hadir, di antaranya sebagai berikut.

Pertama, para duat sudah seharusnya melengkapi dirinya dengan skill  berdakwah di era 5.0 seperti skill berdakwah di media sosial, kemampuan bahasa Arab dan Inggris serta skill penunjang lainnya, sehingga pesan dakwah Islamiyah yang mengajak pada perdamaian dunia dapat disebarluaskan ke seluruh dunia.

Kedua, para duat perlu melakukan inovasi metodologi dalam berdakwah yang disesuaikan dengan kondisi dunia yang terus berubah tanpa menghilangkan prinsip prinsip dakwah sesuai Al-Qur’an dan Sunnah. Prinsip dakwah utama yang tidak boleh diabaikan adalah bersifat Wasatiyyah dan Tawazun, tetap berpegang pada manhaj Ahlu Sunnah wal Jamaah serta selalu mengedepankan pesan pesan perdamaian.

Ketiga, para duat juga wajib menjadi agen-agen perdamaian dunia agar kondisi dunia internasional jauh dari konflik, seperti perang di Palestina yang dilakukan oleh penjajah Israel. Para duat harus aktif menyuarakan penghentian penjajahan Israel yang telah berlangsung berpuluh tahun, dan mengembalikan tanah milik Palestina kepada rakyat Palestina sehingga perdamaian dunia secara holistik dapat terwujud.

Keempat, ummat Islam seluruh dunia wajib menjadikan masjid sebagai pusat peradaban yang dapat menjadi energi bagi perubahan kondisi dunia yang semakin baik dan mencetak generasi para duat yang menjadi agen-agen perdamaian dunia. Masjid harus dikembalikan fungsinya sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Kelima, para duat harus dijadikan mitra strategis dalam mengatasi problem sosial kemasyarakatan karena mereka adalah garda terdepan dalam membina mental spiritual masyarakat sehingga negara menjadi aman dan kondusif.

Rencananya lima rekomendasi ini akan diikuti dengan action plan dari JIC untuk mewujudkannya dalam bentuk program–program kerja kedepannya oleh Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta.

"Kami akan terus membawa agenda rekomendasi ini dalam bentuk program program yang konkrit di lapangan sebagai komitmen JIC sebagai pusat peradaban dunia Islam," pungkas Herlan Intanpura. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.