Jakarta, www.istiqlal.or.id - Madrasah Istiqlal Jakarta (MIJ) bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat, menyelengarakan penyuluhan gempa bumi dan kebakaran, di area Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (17/1/2024).
"Hari ini kita satuan pendidikan MIJ mulai dari Kelompok Bermain (KB) sampai Madrasah Aliyah (MA), sedang melaksanakan dan berpartisipasi dalam kegiatan mitigasi bencana, bencana tersebut termasuk dengan gempa bumi dan kebakaran," ujar Siswi MA MIJ Sabrina kepada Humas BPMI, di Selasar Ar-Razaq, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (17/1/2024).
"Jadi disini kita di ajarkan bagaimana cara bisa menyelamatkan diri secara teoritis maupun secara praktiknya langsung karena dengan ini kita bisa langsung merasakan dan melihat maupun berpartisipasi dengan simulasi yang telah di sediakan oleh pihak-pihak yang terkait," tambah Sabrina.

Mengingat ragam pengetahuan yang diikuti tersebut, Sabrina merasakan manfaatnya, yaitu bisa mengetahui cara menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain. "Sehingga kita juga tidak ketergantungan dengan orang lain. Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk hari ini sampai selamanya untuk di masa depan," harapnya.
Keseruan pelatihan ini juga dirasakan siswa-siswi MIJ yang lain, mereka turut aktif dan antusias mengikuti pelatihan tersebut. "Kesannya aku mengikuti praktiknya langsung, itu seru, sih, kalau misalkan ada kebakaran atau gimana-gimana aku tahu antisipasi pertama kita yang bisa dilakukan apa saja," ujar Siswi MTs MIJ Sabyan Humairah Assalam.

.jpeg)

Sabyan juga menceritakan kembali pengalamannya setelah mengikuti langsung pelatihan simulasi kebakaran, yaitu mengetahui cara memegang karung basah yang bisa digunakan untuk memadamkan kobaran api ringan.
"Jadi praktiknya itu pertama aku disuruh memegang karung yang kering dulu, jadi awalnya dicontohkan dulu cara pegangnya, setelah itu kalau sudah benar cara pegangnya, ambil yang basah, karung basahnya itu disiram air jadi disitu ada api di dalam tong besi," papar Sabyan.
Manfaat dari pelatihan tersebut, Sabyan merasa tidak lagi bingung saat dihadapi dengan adanya kebakaran kecil. "Manfaatnya itu aku jadi bisa antisipasi, misalkan ada kebakaran jadi aku tidak bingung banget. Karena sudah dipraktikkan, terus kalau kebakaran besar sudah tidak terlalu penasaran dan tidak bertanya-tanya gimana sih sebenarnya cara mematikan api yang besar," jelasnya.


Serupa dengan Sabyan, Siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) MIJ, Adityo dan kawan-kawan juga memiliki kesan baik dalam pelatihan ini. "Kesannya seru, serunya bisa lari-larian, lihat api, ingin pegang api. Kalau ada api (jadi tahu untuk) siram pakai air, tadi ada tong yang ada apinya, (solusi memadamkannya) pakai karung basah ditutupkan (ke tong yang ada apinya)," ceritanya. (FITRIA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.