Jakarta, www.istiqlal.or.id - Madrasah Istiqlal Jakarta (MIJ) menggelar Gebyar Akbar Hari Ulang Tahun ke-25 MIJ, di Selasar Ar-Razaq, Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (31/7/2024).
Gebyar HUT ke-25 MIJ ini dimeriahkan dengan ragam kegiatan, di antaranya tausiah Imam Besar Masjid Istiqlal, pemotongan tumpeng, penyerahan pengumpulan dana dalam rangka Peduli Palestina sejumlah Rp25.110.510 oleh OSIS Mts dan MA MIJ kepada UPZ Istiqlal, hingga penampilan kreasi dari siswa-siswi jenjang Kelompok Bermain, Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah.

"Selamat Milad ke-25 Madrasah Istiqlal Jakarta, mari kita doakan para pendiri madrasah agar Allah terima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya yang telah mendirikan institusi pendidikan yang bermanfaat," ujar Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dalam tausiahnya, di hadapan para hadirin.
Dalam tausiahnya, KH Nasaruddin Umar berpesan kepada para siswa agar menjadikan madrasah sebagai tempat menimba ilmu dan kebenaran.
"Kita harus berani mencari kebenaran. Tujuan sekolah ialah untuk menemukan kebenaran dan ilmu, jadi jangan pernah berhenti mencari ilmu," papar KH Nasaruddin Umar.



Mengasah kritis para siswa, KH Nasaruddin Umar membuka pertanyaan mengenai perbedaan antara sekolah dan madrasah. Mendengar pertanyaan tersebut, para siswa-siswi turut antusias menjawabnya.
Salah satu anak maju ke arah KH Nasaruddin Umar dan mengungkapkan bahwasanya keduanya tiada perbedaan karena definisinya sama, yaitu tempat untuk belajar. Atas jawaban tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal mengapresiasi karena telah mengemukakan satu pendapat.
Kemudian yang lain juga turut maju dan berpendapat bahwa perbedaannya ialah pada pelajarannya, di madrasah kita mendapat pelajaran agama Islam lebih mendalam. Atas jawaban tersebut KH Nasaruddin Umar juga sepakat.
.jpg)
Kemudian atas antusias siswa-siswi tersebut, KH Nasarruddin mengapresiasi karena MIJ telah berhasil mengajarkan keberanian dan kesantunan terhadap para siswa. "Siswa MIJ adalah siswa-siswa yang cerdas, arif dan berakhlakul karimah," jelasnya.
Di samping itu, kemeriahan HUT ke-25 MIJ juga turut dilengkapi dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan secara simbolis kepada Kabid Diklat H. Faried F. Saenong, Ph.D, dan Direktur MIJ H. Moch. Taufiqurrahman, SQ., MA.
Kekhidmatan acara juga dirasakan pada penghujung kegiatan saat Kabid Diklat BPMI menyerahkan penghargaan kepada 10 guru dan tenaga kerja di MIJ yang telah mengabdikan diri selama 10 hingga 20 tahun.



(FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.