Foto: Dok. Media Istiqlal

KemenPPPA: PERWATT Punya Potensi Jadi Wadah Perempuan Perkokoh Ketahanan Bangsa

Admin 03 Nov 2025 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi, mengapresiasi acara pelantikan pengurus baru sekaligus Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Organisasi PERWATT (Perkumpulan Wanita Alumni Timur Tengah) menggelar periode 2025-2030, yang berlangsung di Ruang PKU-MI Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Apresiasi tersebut disampaikan atas kiprah PERWATT yang terus menunjukkan dedikasi dalam memperkuat peran perempuan Muslim di Indonesia.

“PERWATT memiliki potensi besar sebagai wadah para alumni perempuan dari berbagai universitas di Timur Tengah untuk menjadi penggerak utama dalam mendorong perubahan sosial di masyarakat,” ujar Afifah, dalam sambutannya.

Menurutnya, perempuan Muslim memiliki peran strategis sebagai agen dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan dalam berbagai aspek kehidupan. Ia juga menegaskan bahwa perempuan mencakup hampir setengah dari total populasi Indonesia, sehingga kontribusinya sangat menentukan kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama RI KH. Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan ketahanan sosial di tengah dinamika masyarakat modern.

“Perempuan, terutama para alumni Timur Tengah, memiliki peran penting dalam memperkokoh nilai-nilai keagamaan serta memperkuat ketahanan sosial di tengah kehidupan masyarakat Indonesia yang kian beragam dan kompleks,” tutur Menteri Nasaruddin.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, menandai dimulainya babak baru perjalanan PERWATT dalam lima tahun ke depan untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan kemajuan bangsa.

PERWATT yang lahir di Jakarta pada 19 Safar 1414 H atau bertepatan dengan 15 Agustus 1993, merupakan organisasi yang mewadahi para alumni perempuan dari berbagai universitas di Timur Tengah. Sejak awal berdirinya, PERWATT berada di bawah naungan Yayasan Alumni Timur Tengah dan telah memperoleh status badan hukum sejak tahun 1976.

Memasuki tahun ini, PERWATT menapaki babak baru dalam kepengurusan dan arah geraknya. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof. Amany Lubis, organisasi ini menunjukkan komitmen kuat untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih modern, profesional, dan tetap berakar pada nilai-nilai kekeluargaan.

Langkah ini menjadi bentuk nyata tekad PERWATT untuk terus berperan aktif dalam memperkuat kontribusi perempuan alumni Timur Tengah di berbagai bidang kehidupan, baik sosial, pendidikan, maupun keagamaan.

Dalam kesempatan tersebut, secara khusus Prof. Amany Lubis sebagai pembicara utama yang menyampaikan harapan besar: agar PERWATT tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi, melainkan bangkit sebagai “srikandi” pembangunan bangsa. (VISCHA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.