Jakarta, www.istiqlal.or.id - Kelompok Bermain Madrasah Istiqbal Jakarta (KB MIJ) bersilaturahmi serta melakukan pembelajaran bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA, di ruangan VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (25/2).
"Pada hari ini, Jumat, kami selenggarakan kegiatan silaturahmi antara anak-anak kelompok bermain MIJ bersama Imam Besar Masjid Istiqlal. Kami ingin lebih mengenal sosok beliau sebagai pemimpin di Masjid Istiqlal," ujar Kepala Sekolah KB MIJ, Ema Mardiah, secara langsung kepada Humas dan Media BPMI.

Dalam rangka menyambut Milad Masjid Istiqlal ke-44 pada 22 Februari lalu, Ema juga mengungkapkan silaturahmi dan bermain bersama KH Nasaruddin juga merupakan salah satu bagian pembelajaran anak usia dini agar terbiasa berkegiatan di masjid.
"Dalam rangka Milad Masjid Istiqlal ke-44 juga, kami ingin mengenal lebih dalam tentang pemimpin di masjid istiqlal. Jadi anak-anak usia dini pun mereka sudah terbiasa untuk terlibat dan berkegiatan di masjid," papar Ema.

Dalam keterangannya, Ema juga menceritakan kembali suasana riangnya anak-anak saat belajar bersama Imam Besar Masjid Istiqlal. Dengan penuh antusias, anak-anak membentuk lingkaran sambil bercengkerama bersama KH Nasaruddin.
"(Saat) anak usia dini tidak bisa ditebak kira-kira kesiapannya bagaimana, luar biasanya Prof (KH Nasaruddin), saat melihat kami belum siap, Prof langsung mengambil alih dan anak-anak fokus alhamdulillah," terang Ema.

Dalam pembelajaran ini, KH Nasaruddin juga berkesempatan memaparkan pentingnya membaca doa dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal tersebut disampaikannya dengan metode dialog bercerita yang dapat dikoreksi, sehingga anak-anak tetap menunjukkan keberaniannya dalam menyampaikan kebenaran yang mereka ketahui, di antara ceritanya adalah sebagai berikut.
Dalam dialognya, KH Nasaruddin bertanya kepada anak-anak, "Aku mau makan tapi lupa doanya, kira-kira doanya apa ya?"
Pertanyaan tersebut lantas dijawab serentak, "Allahumma bariklana fiima razaktana wakinaa adzabannar," sahut anak-anak KB MIJ.
.jpg)
Kemudian, KH Nasaruddin menginstruksikan untuk tepuk tangan sebagai tanda bahwa doa yang dibaca benar, dan gemuruh tepuk tangan sambil bersahutan tawa pun meramaikan suasana.
"Pengenalan dakwah beliau terkait karakter dan nilai-nilai yang tadi disampaikan ke anak-anak disampaikan secara tepat, sesuai dengan tahapan pertumbuhan anak-anak, jadi anak-anak tidak merasa sedang mendengar ceramah," jelas Ema.
Kegiatan yang berlangsung di pagi hari ini, turut dihadiri 17 anak dan 7 orang guru. "Hari ini seharusnya ada 26 siswa, namun yang mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas hanya 17 siswa," tutup Ema. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.