Foto: Dok. Media Istiqlal

Kajian Dzuhur Masjid Istiqlal: Muqodimah Menyambut Bulan Rajab

Admin 29 Jan 2024 Warta Istiqlal

Oleh: KH. M. Nur Hayid, MM


Jakarta, www.istiqlal.or.id - Bulan Rajab merupakan satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, tidak semua orang diperkenankan bertemu dengan Rajab, biasanya jika orang itu sudah dipertemukan dengan bulan Rajab, Allah SWT akan berikan tambahan dan bonus bisa bertemu dengan bulan suci Ramadhan.

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW ketika beliau memasuki bulan Rajab beliau berdoa,

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya : “Ya Allah, berkahilah kami semua pada bulan rajab dan bulan sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan ramadhan”

Inilah sunnah dari Rasulullah SAW yang langsung berdasar pada hadistnya Rasulullah SAW.

Salah satu ulama mengatakan, "Barangsiapa yang mau berdoa dengan doa Rasulullah ini, Insya Allah kalau jatah umurnya tidak sampai Ramadhan, Allah akan tambahkan bisa sampai Ramadhan."

Bulan Rajab ini disebut dalam hadistnya Rasulullah SAW sebagai “Syahrullah” yang berarti bulannya Allah SWT. Allah SWT itu pencipta segala sesuatu, Allah SWT itu penguasa. “Maliqiyaumiddin” penguasa alam raya. “Rabul Alamin” penguasa hari kiamat.

Bulan Rajab adalah satu bulan dari bulan-bulan haram yang merupakan bulan-bulan mulia, bulan-bulan yang diistimewakan oleh Allah SWT. Allah SWT menciptakan bulan-bulan dalam setahun hanya dua belas. Hal tersebut sebagaimana dalam firman-Nya pada QS. At-Taubah ayat 36,

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,326) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa." (QS. At-Taubah [9]:36)

“inna ‘iddatasy-syuhuri ‘indallahitsna ‘asyara syahran” Setiap tahun hanya ada 12 bulan. “Fi ha arba’atun hurum” dari 12 bulan itu ada 4 bulan istimewa yang disebut dengan bulan haram, yaitu bulan Zulqa’dah satu bulan sebelum bulan haji atau bulan besar, kemudian yang kedua bulan Zulhijjah bulan terakhir dalam kalender hijriah yaitu bulan haji, yang ketiga adalah bulan Muharram bulan pertama dalam kalender tahun baru hijriyah.

“Mutawaliyat”, tiga bulan ini berurutan yaitu Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram. Bulan di antara bulan Jumadil  Awal, Jumadil Akhir, dan bulan Sya’ban adalah bulan Rajab.

Siapa yang memuliakan bulan Allah  SWT dengan ketaatan dan dengan amal shaleh, Allah muliakan hidupnya di dunia maupun di akhirat. Barangsiapa yang menghinakan di bulan ini maka dengan kemaksiatan tentunya dengan tidak taat kepada Allah, dengan menjalankan maksiat dan keingkaran, maka Allah SWT akan menghinakan di dunia maupun di akhirat.

Sebab pahala orang yang ibadah di bulan-bulan haram yaitu, bulan Zulhijjah, Zulqa’dah, Muharram, dan Bulan Rajab itu dilipatgandakan pahalanya.

Berbeda dengan bulan-bulan lain sebagaimana orang yang melakukan dosa di bulan-bulan Haram, maka siksa dan azabnya juga akan dilipatgandakan sebagaimana orang itu dilipatgandakan pahalanya bagi yang beramal soleh dan berbuat ketaatan kepada Allah SWT.

Keutamaan bulan Rajab:

1. Bulan Haram yang Dimuliakan
2. Bulan Cucucran Rahmat
3. Larangan Berperang
4. Disunnahkan Puasa rajab 
5. Bulan Kebaikan 
6. Bulan Damai
7. Bulan Keberkahan
8. Malam Mustajab
9. Bulan Ibadah
10. Diwajibkan Shalat 5 Waktu dalam Isra Miraj

Para ulama mencatat beberapa amalan yang perlu dan harus dikerjakan di bulan Rajab ini sebagai latihan dan tarbiyah untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Amalan di bulan Rajab:

1. Puasa
2. Perbanyak Baca Istighfar
3. Bersedekah
4. Berdzikir
5. Membaca Sholawat
6. Membaca Do’a Bulan Rajab

Minimal puasa sehari di bulan Rajab ini sebagai kita menghormati bulannya Allah, bulan mulia ini agar kita dimuliakan dan terus diberikan hidayah serta pertolongan oleh Allah SWT.

Bulan Rajab seperti tadi dijelaskan di atas disebut sebagai “Syahrullah” bulannya Allah dan bulan Sya’ban di sebut “Syahru Rasulillah” bulannya Rasulullah SAW, serta bulan suci Ramadhan disebut sebagai “Syahru Umati” bulannya umat Rasulullah, karena disitu banyak sekali pahala yang disebar oleh Allah SWT, Rahmat Allah dan banyak orang yang dibebaskan dari siksa api neraka.

“Ra” dari kata Rajab adalah Rahmat’ “Jim” dari kata Rajab adalah Jud atau anugerah “Ba” dari kata rajab adalah Barokah jadi bulan Rajab adalah bulan yang penuh dengan rahmat anugerah dan barokahnya Allah SWT. (FITRIA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
 

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.