Jakarta-Imam Besar Masjid Istiqlal
Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, MA mengundang pimpinan lembaga dan tokoh
Philantropy dalam acara webinar nasional yang diberi nama Istiqlal Global Philanthropy
dengan mengusung tema ?Memperkuat Platform Crowdfunding-Filantrophy untuk
Pembangunan Umat yang Berkelanjutan? pada hari Selasa, 25 Agustus 2020 di VIP
Masjid Istiqlal. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bidang Sosial dan
Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal.
Dalam sambutannya Imam Besar Prof.
Dr. KH. Nasarudin Umar, MA mengungkapkan bahwa Istiqlal setelah turunya
perubahan pengelolaan lembaga istiqlal melalui Perpres No. 64 Tahun 2019 telah memetakan arah misinya tidak hanya
sebagai tempat ibadah namun juga sebagai pusat pemberdayaan umat. Oleh karena
itu istiqlal mempersiapkan diri untuk menjadi pusat peradaban dunia. Salah satu
bentuk program unggulan itu adalah Pendidikan Kader Ulama, Mudzakarah Ulama,
dan pusat pemberdayaan umat terangnya.
Webinar yang dilaksanakan via Zoom
meeting dan live di cannel youtube Masjid Istiqlal TV ini dihadiri oleh Prof.
Muhajir, [Menko PMK yang juga Ketua Dewan Pengarah Masjid Istiqlal], Prof. Dr.
Mohammad Nuh, DEA, [Ketua BWI], Dr. Rahmat Hidayat [BPKH], Djajah Jaelani
[Sekretaris Baznas], M. Alfatih Timur [CEO & Co Founder Kitabisa.com].
Prof.Dr. Muhadjir Effendy, MAP Menko
PMK memberikan keynote speech ?Webinar ini Kiranya dijadikan sebagai momentum
silaturahmi agar bisa bersenergi dan bersama sama dapat memperdayakan
masyarakat secara umum dan meratakan ekonomi di Indonesia".
Ketua Badan Wakaf Indonesia Prof. Dr.
H. Mohammad Nuh menjelaskan ?Jika kita ingin melakukan pembangunan yang
berkelanjutan kita harus ciptakan engine dan energy yang berkelanjutan pula,
seperti contohnya wakaf karakteristiknya adalah keabadian maka ia bisa jadi
engine yang berkelanjutan. Jika sosial funding wakaf bisa kita sinergikan maka
akan luar biasa manfaatnya untuk masyarakat.? BWI juga akan ikut membantu
Istiqlal merintis kegiatan ini sehingga
Istiqlal dapat menjadi motor penggerak dan bermanfaat untuk sesama.
Djajah Djaelani Sekertaris BAZNAS
menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara nomor 1 pengumpulan donasi terbesar
yang berarti Indonesia memiliki masyarakat yang dermawan, kegiatan crowdfunding
akan sukses jika diinisiasi oleh masjid terbesar di Indonesia.
Wakil BPKH Dr. Rahmat menyambut baik
kegiatan crowdfunding Istiqlal seperti penjelasannya ?kami menyambut baik kegiatan ini karena
Istiqlal adalah masjid terbesar se Indonesia dan Asia sudah seharusnya
merealisasikan ini apalagi kita punya semangat ijtihad dan ijtihadah insyaallah
dimudahkan?.
M. Alfatih Timur CEO & Co Founder
kitabisa.com menerangkan ?Sebagai milenial Indonesia kita ingin menjembatani
potensi menjadi realisasi dengan jembatan digital yang insyaallah
kedepannya lebih banyak
philantropis donatur-donatur muda untuk
membantu Istiqlal?.
Bahan presentasi narasumber dapat di download disini
Video Webinar dapat dilihat disini
Humas dan Media Istiqlal
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.