Jakarta, www.istiqlal.or.id - Istiqlal Global Fund (IGF) menyelenggarakan Workshop Persiapan UMK Masuk Ritel di Aula Al Fattah Masjid Istiqlal, Kamis (27/1/2022).
"Hari ini ada workshop bersama UKM bagaimana bisa masuk ke ritel dengan tipe modern trade. Kami (dalam mengisi workshop) hari ini juga berhasil mendatangkan salah satu peritel yaitu Direktur PT. Lulu Group Ritel Indonesia Luthfi Husin," ujar Pemateri Workshop Persiapan UMK Masuk Ritel Hendra Priyadi secara langsung kepada Humas dan Media BPMI, di Aula Al-Fattah Masjid Istiqlal.
Workshop yang diselenggarakan khusus untuk 50 orang ini, turut diselenggarakan dengan penuh antusias dari para peserta dalam merespon setiap pemaparan. "Luar biasa (responnya). Ketika dipancing tentang produk mereka sendiri, tanggapannya bahkan beragam," ungkap Hendra.
.png)
Suasana workshop Persiapan UMKM Masuk Ritel yang diselenggarakan Istiqlal Global Fund. (Foto: Warijan/Humas dan Media BPMI)
Diikuti oleh UMK dari bidang kuliner sampai kebutuhan rumah tangga, Hendra berharap setiap pengetahuan baru yang dipaparkan bisa dimengerti dengan baik oleh para peserta workshop. "Materi yang disampaikan benar-benar harus dipastikan dapat dimengerti dengan baik. Kami mau setiap materi itu dikuasai."
Diketahui ada hal penting yang perlu diingat oleh seluruh peserta workshop, di antaranya sebagai berikut.
1. Kekuatan Presentasi
Pada poin satu ini, kekuatan presentasi dinilai penting bagi para UMK yang ingin memaparkan produknya kepada pihak ritel modern trade.
"Untuk bisa masuk ke ritel modern trade, walaupun produknya masih kurang, saya yakin kalau mereka kuat presentasi itu barangnya bisa diedarkan melalui modern trade," jelas Hendra.
2. Perhatikan SPT
SPT merupakan singkatan dari Segmentacy, Targeting and Posisioning. Hendra sangat mengimbau para peserta untuk peduli pada jenis promosi yang dipasarkan, struktur harga, sampai teknis agar UMK dapat memenuhi kriteria masuk ritel modern trade.
"Tolong dipikirkan ulang tentang STP (segmentacy, targeting and posisioning), tolong dipikirkan tentang promosi apa yang akan diberikan, struktur harga, untuk selanjutnya diperiksa ulang kembali. Mudah-mudahan kalau semuanya dijalankan, nanti kalau kita ada kelas lagi itu sudah final, siap to sell di modern trade," harap Hendra.
"Jadi walaupun pesertanya terbatas, kita berharap hubungan (para UMK) bisa berlangsung langgeng dengan ritel modern trade, dan dia (para UMK) bisa melanjutkan apa yang telah disampaikan tadi, bisa di praktekkan di tempat usahanya," lanjutnya.
.png)
Suasana workshop Persiapan UMKM Masuk Ritel yang diselenggarakan Istiqlal Global Fund. (Foto: Warijan/Humas dan Media BPMI)
Mendapat pengetahuan baru yang banyak disampaikan Hendra, salah satu peserta workshop yang juga merupakan pengusaha lemon madu dengan brand Lemondu, Ariani, menyampaikan terima kasih karena telah diberi kesempatan untuk bergabung, bertukar pikiran, terkait workshop persiapan UMK menuju ritel.
"Hari ini kami telah menyelesaikan pelatihan dari Istiqlal terkait dengan mempersiapkan diri menuju pasar ritel. Di sini kami memperoleh banyak sekali pelajaran yang tentunya didukung oleh beberapa narasumber yang ilmunya luar biasa," terang Ariani.
Selain itu, Ariani juga merasa mendapat pencerahan pada workshop ini, yaitu saat dia mengetahui cara mempersiapkan UMKM agar bisa memenuhi kategori tembus ke ritel modern trade.
"Workshop ini membuka 'mata' kita, bagaimana UMKM mempersiapkan diri baik dalam segi produknya, kemasan, kemudian sistem yang bisa memenuhi kategori agar bisa masuk ke pasar ritel," tambah Ariani.
.png)
Tampilan produk UMKM yang sudah berada di Istiqlal Global Fund. (Foto: Warijan/Humas dan Media BPMI)
Menyetujui pernyataan Ariani, seorang peserta lainnya pada workshop ini, Rully mustaqimah, juga menyampaiian rasa terima kasihnya serta mengapresiasi kegiatan yang dilangsungkan dengan penuh manfaat.
"Narasumber saat ini sangat luar biasa dalam membuka mata kita untuk melihat apa-apa saja yang dibutuhkan dan perlu dipersiapkan, serta harus dikembangkan Pada produk kita sendiri."
"Kami banyak mendapatkan insight bagaimana memasuki pasar ritel, dan itu merupakan hal yang perlu diketahui oleh kami para UMKM, mengenai apa saja persiapannya, bagaimana struktur harganya, kelayakan dari kemasan, penentuan unit seling poin yang perlu untuk disampaikan kepada konsumen saat melihat produk kita, dan sebagainya," pungkas Rully. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.