Foto: Dok. Media Istiqlal

Hikmah: Isi kandungan Al-Quran

Admin 22 Apr 2024 Warta Istiqlal

Oleh : KH. Abu Hurairah Abd Salam, Lc, MA

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Kita harus percaya bahwa Al-Quran itu bersumber dari Allah swt dan bukan sekedar makna yang dikandungnya tetapi juga redaksinya, karena Allah subhanahu wata'ala juga menjamin kelestarian Al-Quran. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ

Artinya: "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya." (QS. Al-Hijr: 9).

Redaksi Al-Quran pasti dari Allah subhanahu wata'ala, kandungan maknanya ada dua macam: ada yang pasti seperti itu (qot’i), kita dinilai tidak percaya pada Al-Quran kalau ayatnya yang kandungan maknanya seperti itu, kita katakan bahwa ini keliru. Adalagi yang kandungan maknanya tidak pasti seperti itu, bisa jadi ada kemungkinan lain (dzonni), ketika kita menolak kemungkinan lain itu maka kita tidak dinamai mengingkari Al-Quran.

Jadi ada yang kandungan maknanya pasti, artinya tidak bisa selain dari itu dan ada yang kandungan maknanya memungkinkan aneka makna.

Contoh yang pasti: arti shalat itu banyak artinya ada yang bermakna kalau dari manusia artinya do’a, kalau dari Allah subhanahu wata'ala artinya rahmat, kalau dari malaikat artinya istighfar (QS. Al-Ahzab : 56).

Allah subhanahu wata'ala bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW berarti menurunkan rahmat kepada Nabi SAW, malaikat bershalawat kepada Nabi SAW berarti memohon istighfar pada Nabi SAW dan manusia bershalawat pada Nabi SAW artinya berdoa untuknya.

Al-Quran terdiri dari 6000-an ayat lebih ini pendapat yang paling tepat untuk diucapkan dari jumlah tersebut, kalau kita bicara kandungannya maka kita bisa membaginya dalam beberapa hal pokok :

1. Akidah dan Tauhid

Isi kandungan Al-Quran pertama yakni tentang akidah. Secara etimologi akidah berarti kepercayaan atau keyakinan. Bentuk jamak Akidah (‘Aqidah) adalah aqa’id. Akidah juga disebut dengan istilah keimanan.

Secara terminologi didefnisikan sebagai suatu kepercayaan yang harus diyakini dengan sepenuh hati, dinyatakan dengan lisan dan dimanifestasikan dalam bentuk amal perbuatan. Akidah Islam adalah keyakinan berdasarkan ajaran Islam yang bersumber dari Al-Quran dan hadits.

Seorang yang menyatakan diri berakidah Islam tidak hanya cukup mempercayai dan meyakini keyakinan dalam hatinya, tetapi harus menyatakannya dengan lisan dan harus mewujudkannya dalam bentuk amal perbuatan (amal shalih) dalam kehidupannya sehari-hari.

Al-Quran banyak menjelaskan tentang pokok-pokok ajaran akidah yang terkandung di dalamnya, di antaranya QS. Al Ikhlas/112 ayat 1-4.

2. Ibadah

Isi Kandungan Al-Quran berikutnya yakni masalah ibadah. Ibadah berasal dari kata 'abada-ya'budu-'abadan artinya mengabdi atau menyembah. Yang dimaksud ibadah adalah menyembah atau mengabdi sepenuhnya kepada Allah subhanahu wata'ala dengan tunduk, taat dan patuh kepada-Nya.

Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata'ala. Sebagaimana firman Allah subhanahu wata'ala dalam QS. Adz Dzariyaat/51 ayat 56.

3. Akhlak

Isi kandungan Al-Quran berikutnya memuat tentang akhlak. Ditinjau dari segi etimologi, Akhlak merupakan bentuk jamak dari kata khuluq (yang berarti perangai, tingkah laku, tabiat, atau budi pekerti. 
Dalam pengertian terminologis, akhlak adalah sifat yang tertanam dalam jiwa manusia yang muncul spontan dalam tingkah laku hidup sehari-hari.

Dalam konsep bahasa Indonesia, akhlak semakna dengan istilah etika atau moral.

Akhlak merupakan satu fundamen penting dalam ajaran Islam, sehingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan dalam sebuah hadis bahwa tujuan diutusnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah untuk memperbaiki dan menyempurnakan akhlak mulia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bahwasanya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang baik” (HR. Ahmad).

4. Hukum

Dalam Islam, hukum sebagai salah satu isi pokok ajaran Al-Quran berisi kaidah-kaidah dan ketentuan-ketentuan dasar dan menyeluruh bagi umat manusia. Tujuannya adalah untuk memberikan pedoman kepada umat manusia agar kehidupannya menjadi adil, aman, tenteram, teratur, sejahtera, bahagia, dan selamat di dunia maupun di akhirat kelak.

Sebagai sumber hukum ajaran Islam, Al-Quran banyak mem-berikan ketentuan-ketentuan hukum yang harus dijadikan pedoman dalam menetapkan hukum baik secara global (mujmal) maupun terperinci (tafsil).

Beberapa ayat-ayat Al-Qur an yang berisi ketentuan hukum antara lain adalah QS. Al-Maidah/5 ayat 90.

5. Sejarah atau Kisah Umat Masa Lalu

Isi kandungan Al-Quran berikutnya tentang sejarah atau kisah umat pada masa lalu. Sejarah atau kisah-kisah tersebut bukan hanya sekedar cerita atau dongeng semata, tetapi dimaksudkan untuk menjadi ‘ibrah (pelajaran) bagi umat Islam, (QS. Yusuf/12: 111).

6. Dasar-dasar Ilmu Pengetahuan (Sains) dan Teknologi

Isi kandungan Al-Quran terakhir adalah memuat ilmu pengetahuan dan teknologi. Al-Quran juga disebut dengan kitab suci ilmiah. Al-Qur an menekankan betapa pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal itu diisyaratkan pada saat ayat Al-Quran untuk pertama kalinya diturunkan kepada Nabi Muhammad yaitu QS. Al-‘Alaq ayat 1-5. Ayat yang pertama kali diturunkan tersebut diawali dengan perintah untuk membaca.

Islam telah melahirkan banyak cendekiawan muslim yang telah berhasil menemukan berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi berkat ketelitian mereka dalam menggali isyarat ilmu pengetahuan dalam al-Qur’an.

Di antara cendekiawan-cendekiawan muslim tersebut ialah: Ibnu Rusyd, Al-Farabi, Ibnu Sina, Ibnu Maskawaih, Al-Khawarizmi, dan lain-lain. Bahkan penemuan-penemuan ilmu pengetahuan yang mereka hasilkan telah banyak mengilhami bangsa barat dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang berkembang hingga saat ini. Wallahu ‘alam bisshawwab. (FAJR/Humas dan Media Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.