Jakarta, www.istiqlal.or.id - Keluarga besar Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menyelenggarakan kegiatan halal bihalal 1444 H/2023 M, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta,
Selasa, (9/5/2023).
Kegiatan halal bihalal ini ditujukan untuk mempererat hubungan silaturahmi antar sesama karyawan serta memperkuat soliditas karyawan dalam memberikan pelayanan kepada jamaah.
Selain guna mempererat silaturahmi antar karyawan, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar juga mengapresiasi para pengurus Istiqlal yang telah melayani jamaah selama kegiatan ibadah Ramadhan berlangsung. Dia berharap, semoga amal ibadah yang ditunaikan bukan hanya makbul, melainkan juga mabrur.
"Seluruh Ramadhan telah selesai, berbagai amaliah telah dilakukan dengan harapan amal ibadah tersebut bukan hanya makbul namun juga mabrur. Makbul artinya diterima, karena rukun dan syarat terpenuhi," ujar KH Nasaruddin Umar dalam tausiahnya, di Selasar Ar-Razaq Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (9/5/2023).

KH Nasaruddin Umar juga menyebutkan bahwasanya semua ibadah mabrur adalah makbul, namun ibadah yang makbul itu belum tentu mabrur. Makbulnya ibadah diukur pada saat pelaksanaannya, namun kemabruran diukur setelahnya.
"Sama seperti dengan Haji, jika mengikuti rukun dan syaratnya itu makbul, tapi kemabruran haji diukur setelah pulang dari tanah suci," tambah KH Nasaruddin Umar.
Allah subhanahu wata'ala berfirman dalam Al-Qur'an surat An-Nahl ayat 92,
وَلَا تَكُونُوا۟ كَٱلَّتِى نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنۢ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنكَٰثًا تَتَّخِذُونَ أَيْمَٰنَكُمْ دَخَلًۢا بَيْنَكُمْ أَن تَكُونَ أُمَّةٌ هِىَ أَرْبَىٰ مِنْ أُمَّةٍ ۚ إِنَّمَا يَبْلُوكُمُ ٱللَّهُ بِهِۦ ۚ وَلَيُبَيِّنَنَّ لَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ مَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Artinya: "Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah (perjanjian)mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkan adanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya dari golongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya menguji kamu dengan hal itu. Dan sesungguhnya di hari kiamat akan dijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamu perselisihkan itu." (QS. An-Nahl ayat 92)
Kemabruran dapat diukur dari diri sendiri. Memaafkan dengan mudah merupakan ciri kemabruran dari segi individu, keluarga, dan masyarakat.
"Mabrur itu menyebarkan energi positif kepada orang lain." tambah KH Nasaruddin Umar.
"Memperbaiki orang lain itu gampang, tetapi merubah karakter diri sendiri itu terkadang terlupakan." lanjut KH Nasaruddin Umar.
Turut hadir sekitar 200 orang yang diantaranya Para Kepala Bidang, Para Kepala Bagian di lingkungan BPMI beserta jajarannya dan para pengurus BPMI yang mengikuti kegiatan secara hikmat dan saksama.
Kegiatan diakhiri dengan salam dan maaf oleh seluruh peserta acara. (DWWA/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.