Jakarta, www.istiqlal.or.id - perkumpulan Wanita Alumni Timur Tengah (PERWATT), melangsungkan pelantikan dan mukernas periode 2025-2030, di Ruang PKU-MI Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (31/10/2025).
PERWATT didirikan di Jakarta pada 19 Safar 1414 H atau bertepatan pada 15 Agustus 1993, merupakan wadah yang menghimpun alumni perempuan dari berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah. Organisasi ini bernaung sebagai badan otonom di bawah Yayasan alumni Timur Tengah dan telah menjadi badan hukum sejak 1976.
Tahun ini, PERWATT mengumumkan tinggak sejarah baru dalam kepengurusan organisasinya. Dipimpin oleh Ketua Umum PERWATT Prof. Amany Lubis, menegaskan komitmennya untuk membawa PERWATT menjadi organisasi yang lebih modern, profesional dan berorientasi kekeluargaan.
"PERWATT memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Para anggotanya adalah srikandi-srikandi yang memiliki khazanah keilmuan Timur Tengah yang sangat relevan untuk menjawab tantangan zaman," ujar Prof. Amany dalam keterangannya.
Dalam perannya memenuhi lima pilar kiprah PERWATT di antaranya dalam hal pendidikan, penerbitan, dakwah dan komunikasi, sosiak dan kesehatan serta usaha dan ekonomi, Prof. Amany juga menyampaikan, bahwasannya PERWATT ingin terus menjadi organisasi yang mampu menampung aspirasi anggota dan masyarakat luas, serta menghadapi tantangan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Dengan visinya, PERWATT diharapkan dapat nebhadu organisasi perempuan terkemuka yang mendayagunakan alumni Timur Tengah di seluruh penjuru Indonesia dalam menjalankan ajaran Islam dan mampu berkiprah demi kemajuan bangsa.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Agama yang juga menjadi Dewan Pertimbangan PERWATT KH Nasaruddin Umar, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.