Foto: Dok. Media Istiqlal

BPMI Kolaborasi Dengan Orbit Edutech, Bahas Optimalisasi AI untuk Karakter Bangsa

Admin 09 Jul 2025 Warta Istiqlal

Jakarta, www.istiqlal.or.id - Lembaga Pengembangan Media Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bekerjasama dengan ORBIT Edutech, menyelenggarakan kegiatan Talkshow Interaktif Istiqlal Technology Talk bertajuk "Akal Imitasi (AI) dan Penguatan Karakter Bangsa", di Ruang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk merangkum berbagai pengetahuan dan data dari seluruh pihak terkait pemanfaatan AI di Indonesia beserta dampaknya, menggali berbagai gagasan terbaik untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI agar dapat memberikan dampak positif dalam penguatan karakter bangsa, serta terciptanya sinergi antar pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam penguatan karakter bangsa.

Dalam interaksinya, kegiatan ini sarat akan edukasi mengenai pemanfaatan AI untuk penguatan karakter bangsa, yang dipaparkan oleh,, dan Kepala Pusdatin Kemendikdasmen Yudhistira Nugraha.

"AI dapat menjadi alat untuk memperkuat karakter bangsa bila digunakan dengan bijak, etis, dan terarah," ujar Direktur Utama BAKTI Komdigi Fadhilah Mathar, dalam paparannya di hadapan 40 peserta.

Fadhilah juga menjabarkan, bahwasannya AI mendukung pendidikan karakter melalui teknologi yang menarik, mendalam, dan menjangkau masyarakat luas dengan tetap diperlukan campur tangan dominan manusia dengan memprioritaskan nilai-nilai agama dan budaya serta keberlangsungan peradaban madani.

“AI bukan untuk kita hindari, melainkan diakumulasi sesuai dengan kemampuan kita ,supaya kita khususnya umat muslim, tidak tertinggal (perkembangan teknologi),” tegas Fadhilah.

Mengenai urgensi AI, Ketua Tim Pelaksana Dewan TIK Nasional Ilham Akbar Habibie juga mengatakan, bahwasanya AI berperan untuk memperkuat dan menyempurnakan hasil sebagaimana yang kita mau.

“Disempurnakan kinerjanya dengan AI. AI diciptakan bukan untuk menggantikan (peran manusia), melainkan untuk menyempurnakan dan mengefektifkan upaya saat kita mau meraih sesuatu di bidang digitalisasi,” tambah Ilham.

Yudhistira juga menambahkan, bahwasanya peran AI sebagai suatu sistem yang berupaya meniru kemampuan manusia, juga memiliki batasan etik, di antaranya meliputi bias algoritma, privasi data, tanggung jawab dan akuntabilitas, transparansi, serta keamanan dan dampak sosial. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)

Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal

Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.

Punya Pertanyaan Seputar Islam?

Sampaikan keraguan Anda kepada tim Fatwa Center Masjid Istiqlal untuk mendapatkan penjelasan berbasis dalil yang menenangkan hati.