Jakarta, www.istiqlal.or.id - Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menunaikan amanah Jamaah dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan sejumlah Rp500 juta yang ditunaikan menjadi 1.500 paket sembako dan perlengkapan ibadah berupa 700 mukena, 700 sarung dan 500 sajadah, untuk saudara korban bencana banjir dan longsor di Aceh, dan Sumatera, melalui Palang Merah Indonesia (PMI), Jumat (2/1/2026).
Bantuan kemanusiaan tersebut dilepas oleh Kepala Sekretariat BPMI Hj. N. E. Fatimah Azzahra, Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat H. Abu Hurairah Abd. Salam, dan Wakil Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat H. Sumarno, yang akan berangkat pada 3 Januari 2026 menggunakan kapal Kalla Lines.
KH Abu menuebutkan, bahwasannya bantuan yang disalurkan Masjid Istiqlal melalui PMI termasuk misi bantuan kemanusiaan gelombang kedua yang sasaran utamanya adalah pembersihan masjid. "Sehingga di bulan Ramadhan nanti masjid di sana dapat kembali menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah," ujarnya kepada Humas Masjid Istiqlal.
Diketahui 1.500 paket sembako yang disalurkan berisi beras 2 kg, minyal 2 liter, gula pasir 1 kg, teh, kopi dan ikan sarden dikemas dalam box kontainer berukuran 45 liter bertajuk 'Bantuan Bencana Sumatera dari Jamaah Masjid Istiqlal'. Kemudian untuk perlengkapan ibadah sejumlah 700 mukena, 700 sarung dan 500 sajadah. "Seluruhnya dibawa oleh tujuh truk dan dua mobil membawa perlengkapan ibadah," ungkap KH Abu.
Bantuan akan melalui disalurkan ke tiga titik lokasi bencana yaitu Aceh Tamiang, Aceh Utara Kota Bireun dan Pidie Jaya, dan Daerah Tapanuli Kota Sibolga. "Adapun dari BPMI, kami menugaskan tiga staf Bidsosdaum BPMI untuk mengawal bantuan hingga ke Aceh Tamiang," jelas KH Abu. (FAJR/Humas dan Media Masjid Istiqlal)
Dapatkan informasi seputar masjid istiqlal
Ikuti channel kami di WhatsApp untuk update kegiatan, pengumuman, dan informasi penting.